Archive for the ‘Tutorial’ Category

Bagaimana cara menentukan harga sebuah desain?. Jawaban untuk pertanyaan ini menang susah-susah gampang. Harga desain memang sangat relatif. Masing-masing desainer mempunyai harga sendiri-sendiri. Namun begitu, ada sebuah rumus untuk menghitung harga sebuah desain, dengan catatan bukan rumus yang baku untuk digunakan hanya sebagai referensi/acuan saja.

Rumus harga desain menurut Joko Raharjo dalam bukunya “Rahasia desain dan cetak, peluang bisnis desain grafis” adalah sebagai berikut :

Hd = (Uh + Ni x Bp) (bp/Jh) + ( Bo x Bp)

Hd = Harga desain
Uh = Upah harian terendah di tempat bekerja
Ni = Nilai intelektualitas (pemula = 1, rata-rata = 3, Professional = 7 )
Bp = Beban pekerjaan (tingkat kesulitan, konsep, artistik, dll) dihitung perhari
Jh = Jumlah hari kerja (1 hari kerja 8 jam)
Bo = Biaya operasional (komputer, listrik, internet, print, transport) di hitung perhari.

Untuk lebih jelasnya alangkah baiknya anda membeli buku tersebut.

Resensinya bisa download disini

Saat mencetak desain ataupun foto dengan printer di rumah, mungkin anda sering menemukan bahwa warna hasil cetak printer tidak mirip dengan tampilannya di monitor. Warna hasil cetakan lebih gelap atau tampak kurang segar. Hal ini dapat diatasi dengan mengatur setting printernya. Warna hasil cetakan memang tidak mungkin 100% sama. Namun, paling tidak dapat diusahakan untuk mendekati warna tampilannya. Inilah yang saya sebut sebagai cara mengkalibrasi murah meriah. Tidak diperlukan alat kalibrasi khusus antara monitor dengan printer di rumah. Untuk lebih jelasnya anda bisa baca buku “Rahasia desain dan Cetak, peluang bisnis desain grafis” karya Joko Raharjo. Resensi Buku tersebut bisa diklik disini

Untuk mengolah sebuah gambar dan teks menjadi sebuah bentuk desain yang menarik dibutuhkan software grafis. Dalam hampir seluruh produk saya menggunakan CorelDraw. Untuk software grafis yang sudah populer, yang kebanyakan orang menggunakannya. Denganbegitu anda tidak akan repot di saat akan mencetaknya ke percetakan. Mengapa CorelDRAW yang dipilih? CorelDRAW memiliki prosedur pengoperasian yang lebih fleksibel dan mudah, mulai saat membuat desain hingga proses pemisahan warna atau separasi.

DOWNLOAD Coreldraw x6 disini

Download video Panduan dan cara membuat CD Label di CorelDraw.

image

DOWNLOAD [ 29MB ]

Pada dasarnya membuat majalah, koran, brosur, lefleat dan sejenisnya ada beberapa kesamaan dan satu tujuan bentuk formatnya.

Berdasarkan pengalaman saya sendiri banyak kesalahan-kesalahan mendasar telah dibuat oleh para desainer awam atau pemula yang nota bene asal buat, asal jadi. Padahal dari segi pembuatan majalah misalnya harus ada aturan main yg lbh spesifik misalnya jumlah halaman, standar ukuran font, pengaturan gambar, pengaturan margin dll.

 

Ada poin – poin penting yang berhasil saya kumpulkan dalam membuat majalah, koran, buku profil, dll. yaitu :

1. Tentukan jumlah halaman yang akan di buat, atur jumlah halaman dengan cara dibagi menjadi kelipatan 4 misalnya : 12 halaman, 16 halaman, 20, 24, 28, 32, 36, 40, 44, 48, 52, 56 dan seterusnya. Ingat !! berapapun yang anda inginkan jumlah halaman harus genap jika dibagi menjadi 4, hal ini dikarenakan untuk menghindari kelebihan atau kekurangan beberapa halaman kosong.

2. Ukuran font standar untuk isi majalah adalah 9 – 10 point, jenis font arial, times new roman, georgia, garamound, cgtimes dll bisa menyesuaikan.

3. Ukuran font standar untuk judul berfariasi dimulai minimal 16 point ke atas

4. Hindari copy paste gambar secara langsung, gunakan fungsi file impor atau file place. yang tersedia pada coreldraw, photoshop, adobeindesign, freehand dan pagemaker.

5. Pengaturan margin akan lebih dinamis dan cantik bila menggunakan standar margin yang umumunya telah digunakan oleh media-media cetak ternama. Minimal margin left, right, top dan bottomnya dibuat 1,5 cm.

6. Gunakan resolusi 300 dpi pada seting gambar berwarna maupun grayscale (hitam putih), cara setingnya di edit dulu dengan photoshop lalu atur image sizenya menjadi 300 dpi, hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya gambar pecah-pecah saat akan dicetak nantinya.

7. Wajib memakai komposisi coloring CMYK dan sangat dilarang menggunakan proses RGB color, karena pada saat mencetak khusus warna mesin offset selalu menggunakan proses CMYK.

8. Dianjurkan menggunakan desain PageMaker, AdobeinDesign, atau Adobe Ilustrator bila ingin membuat sebuah majalah dalam jumlah halaman yang banyak misalnya lebih dari 20 halaman, karena jika memakai corel akan sangat mengganggu kinerja kecepatannya.

9. Format penyimpanan file gambar yang dipakai adalah PSD, TIFF, EPS, WMF.

10. Hindari penggunakan font – font ukuran kecil dibawah 5 point karena akan mempengaruhi proses ketajaman pencetakan.

11. Dianjurkan isi halaman memuat minimal 1 gambar per halamannya.

Nah.. mungkin ketentuan di atas bisa jadi rujukan yang berguna bagi para pembuat majalah khususnya bagi pemula…. bagi yang sudah master mohon ditambahi atau pun kritiknya… dikomentari.

Selamat mencoba.

Untuk mendesain majalah cobalah software ini, DOWNLOAD

STEMPEL Ikuti step by step, langkah-langkah dan panduan membuat stempel versi coreldraw. Video panduan mendesain stempel ini sengaja dihilangkan audionya untuk mengurangi beban kapasitas filenya.

Rekomendasi tutorialnya harus pake coreldraw x3 atau x4, walaupun masih bisa di aplikasikan dg versi 11 dan 12.

– DOWNLOAD >1 >2  >3  –

file 1,2,3 Harus didownload semua karena file size 34.2 Mb saya bagi menjadi 3 file rar. Biar mudah loadnya…

Ada beberapa hal yang harus di perhatikan bagi seorang desain grafis bila ingin mendesain sebuah banner maupun baliho, karena sizenya yang besar sehingga sangat mungkin mengurangi memory ram dan daya kerja di komputer, komputer kita bisa menjadi sangat lambat aksesnya dan akhirnya memakan waktu yang lama bahkan terkadang komputer bisa hang.

Tips berikut mudah-mudahan bisa bermanfaat khususnya para desain grafis maupun pengunjung blog ini. Tips ini juga hasil dari pengalaman liku-liku saya selama mengerjakan pembuatan banner, baliho dan sejenisnya.

  • membuat banner dan baliho bisa memakai adobephotoshop, coreldraw, illustrator dan freehand
  • karena proses akhir cetakan menggunakan mesin digital printing upayakan file terkonvert atau di-export ke file JPG dengan proses warna CMYK bukan RGB.
  • jangan pernah dilupakan bahwa dalam mengerjakan-nya harus menggunakan warna CMYK sekali lagi CMYK karena hukumnya Wajib dan di haramkan dalam dunia desain. Kenapa ? kenapa tidak boleh RGB, apa artinya RGB dan CMYK. silahkan baca penjelasannya tentang RGB dan CMYK.
  • jika ukuran banner sangat besar misal : 2m x 3m, 3m c 4m, 3m x 5m, 10m x 2m, 25m x 3m dan ukuran big size lainnya pakai alternatif resolusi 96 atau 100 dpi.
  • jangan membuat ukuran banner khususnya yang besar dan panjang dengan ukuran asli, pakai ukuran image sizenya dengan setengahnya misal ukuran 3×5 meter di perkecil 1.5 x 2.5m dg resolusi 100dpi (di potoshop).
  • ukuran big size sebaiknya menggunakan perbandingan dari aslinya misal  50% dari ukuran sebenarnya. gunakan imagesize di photoshop dan atur sesuai kebutuhan.
  • usahakan memoy sizenya di sheetnya tidak melebihi 500mb ( maksudnya memory yg dibutuhkan saat mengerjakan desain tersebut, biasanya bisa dilihat di toolbar nav bawah misal Doc: 100M : 50M
  • agar gambar tidak pecah ambil gambar ukuran sizenya diatas 150kb atau minimal bila di lihat gambar tidak pecah
  • jangan memaksakan gambar yang tidak maksimal karena sangat mempengaruhi hasil dan kualitas, sebagus apapun desain akan mengurangi mutu jika gambar pecah
  • resolusi gambar 72dpi bukan berarti gambar jelek dan pecah, coba di cek di photoshop lihat sizenya misal jika size 500pixel resulosi 72 artinya gambar cukup bagus
  • deteksi gambar pecah atau tidak harus dilihat resulosi dan pixelnya seimbang
  • di coreldraw setelah selesai lebih baik file diexport ke JPG dg resolusi 300 dpi dan original size serta image with CMYK. Semakin besar ukurannya maka resolusi harus dikurangi termasuk prosentasi size nya.

Point point diatas sebenarnya masih banyak lagi karena sebenarnya dasar-dasar pengerjaannya yang harus diketahui adalah seputar resolusi dan size serta pixel.. dalam artian diluar tehnis sejauh mana skill desainer tersebut mengerjakannnya.

Download Beberapa Desain Spanduk Banner digital disini

PSD (Photoshop Document)
psd icon Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.

BMP (Bitmap Image)
bmp Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE.
Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.

EPS (Encapsuled Postcript)
eps Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak.
Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final.  Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.

JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)
jpeg Format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. Format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Format file ini juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya.

GIF (Graphic Interchange Format)
gif Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.

TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.

PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.

PDF (Portable Document Format)
pdf Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.

PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.

PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.

TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk  menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.

SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.

PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.

RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.

DCS (Dekstop Color Separation)
Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.

FORMAT KOMPRESI
Beberapa program terutama yang berorientasi pada publikasi elektronik dan multimedia selalu memerlukan format file yang berukuran kecil agar ketika dibuka tidak akan lambat. Untuk keperluan tersebut diperlukan kompresi.
Berikut ini format file yang berorientasi publikasi elektronik dan multimedia dengan kompresinya masing-masing.

RLE (Run Length Encoding)
Kompresi ini mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Digunakan oleh Adobe Photoshop, TIFF dan sebagian besar program yang terdapat dalam Windows.

LZW (Lemple-Zif-Welf)
Sama seperti kompresi RLE, kompresi ini juga mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Kompresi ini digunakan oleh TIFF, PDF, GIF, dan format yang mendukung bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik untuk mengkompres gambar dengan area besar yang menggunakan 1 warna.

JPG (Joint Photographic Experts Group)
Format ini mengkompres file dengan menghilangkan detail. Format file ini sering digunakan oleh JPG, PDF, dan format yang menggunakan bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik digunakan untuk gambar dengan continous tone seperti foto.

WMF (Windows Meta File)
wmf Format ini sangat familiar bila kita bekerja menggunakan adobeindesign, coreldraw dan freehand maupun microsoft office. Kompresi format ini sejenis dengan file jpg, jpeg, bmp, dan png. file sizenya rata-rata kecil dengan kompresi detail gambar akurat bila diperbesar maupun diperkecil. untuk membuatnya biasa file ini hasil dari export-an coreldraw dan freehand dan tidak dapat di buka menggunakan photoshop.

CCIT
CCIT merupakan singkatan dari bahasa Perancis yang dalam bahasa Inggris disebut International Telegraph and Telekeyed Consultive Commitee.
Kompresi ini digunakan untuk mengkompres gambar hitam putih, dan mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detailnya. Kompresi ini sering digunakan oleh PDF dan format lain yang menggunakan bahasa postscript.

CATATAN
========

  • Ketika menyimpan dokumen pada format file yang tidak dapat menyimpan informasi layer, maka Anda harus mengubah gambar tersebut menjadi flaten image terlebih dulu.
  • Format file yang dapat menyimpan mode warna Duotone hanyalah EPS, RAW, dan PSD. Oleh karena itu, ketika ingin menyimpan dalam format lain maka Anda harus mengubah mode warnanya terlebih dulu, menjadi RGB bila dokumen tidak ingin dicetak, karena informasi Duotone-nya akan diuraikan menjadi RGB.
  • Format file yang dapat menyimpan mode warna Lab Color hanyalah PSD, RAW, TIF, PDF, dan EPS. Format file yang dapat menyimpan mode warna CMYK hanyalah PSD, RAW, EPS, TIF, JPG, PDF, dam SCT.
  • Mode warna Indexed Color dapat menyimpan beberapa format file sesuai seting indexed color-nya.
  • Mode warna RGB dapatdisimpan pada semua format file yang ada di Adobe Photoshop.
  • Format yang direkomendasikan oleh para desainer profesional adalah
    o PSD = untuk dokumen yang masih ingin diedit kembali
    o EPS = untuk dokumen yang sudah final untuk persiapan cetak
    o JPG = untuk cetak dengan kompresi di atas 8 bit dan untuk foto dalam web dengan kompresi di bawah 5.
    o GIF = untuk ilustrasi dan animasi pada halaman web.
    o TIF = untuk cetak, pertukaran dokumen antar platform serta sequence animasi.

di sharing ulang dari ilmu grafis by jo

Hal terpenting dari sebuah logo adalah untuk membuat orang mengatakan sesuatu dalam benaknya. Sebuah Logo bisa dikatakan bagus baik jika dilihat orang akan langsung menghubungkan dengan produk tersebut. sebagai contoh adalah logo Coca Cola yang di seluruh dunia sangat dikenal, ketika Anda melihat logo itu apa yang anda pikirkan, jelas saja anda segera merasakan rasa segar di mulut Anda.Sebuah logo berarti konsep, simbol, dan elemen grafis yang merupakan fitur utama atau orientasi dasar dari satu perusahaan, situs atau produk. Dengan kata lain logo adalah elemen yang memberikan umpan balik ke pelanggan potensial.

Sayangnya tidak ada aturan untuk membuat logo, proses penciptaan adalah seni, menurut pendapat saya (ini juga merupakan pendapat mayoritas web & desainer logo), dan semuanya tergantung pada kreativitas dan kekuatan ekspresivitas dari desainer. Disamping itu, para desainer logo mencoba untuk membuat satu set aturan dalam bidang ini untuk membantu Anda dalam proses penciptaan. Berikut adalah daftar yang didasarkan pada prinsip-prinsip umum Anda temukan dalam semua daftar prinsip-prinsip desain logo. Tidak ada daftar yang pasti dari prinsip-prinsip dasar untuk mendesain logo, dan saya percaya bahwa hal itu tidak pernah akan dibentuk karena seni, bukan matematika.

dibawah ini adalah beberapa tips 7 langkah membuat logo yang bagus :

1. Logo Anda harus dapat Digunakan berbagai media

Perkembangan media merupakan fakta penting dalam desain logo. Di masa lalu logo atau merek dagang yang digunakan hanya di cetak; lebih kualitas warna dan bahkan gaya tidak sama pentingnya dengan saat ini. Logo modern dapat digunakan dalam cetak, dalam sebuah resolusi yang sangat tinggi, di situs, di spanduk, di kartu nama, dan bahkan di Kaos. Sebuah solusi untuk ini adalah untuk mewujudkan logo yang sangat sederhana atau serbaguna. Sebuah contoh yang sangat bagus adalah logo Nike ,  logo ini akan terlihat sama dan proposional pada semua media. Kualitas ini disebut juga kepandaian yg beraneka ragam.

2. Logo Anda harus mudah untuk diingat dan difahami semua orang

Sekali lagi kesederhanaan adalah kunci dari desain logo. Dalam penciptaan salah satu logo kita harus mempertimbangkan nilai mnemonic manusia, itu membuat selalu diingat.

Warna Logo:

Ketika kita melihat warna biru akan membuat kita bermimpi tentang laut, warna merah menurut saya bahaya atau hal-hal yang dilarang, hijau membuat saya merasa tenang dan membuat saya berpikir tentang rumput dan alam. Menggunakan warna-warna ini dalam konteks hak kontrol pikiran kita dengan cara yang baik.

Sebuah kombinasi warna disesuaikan juga merupakan langkah lebih lanjut, misalnya jika kita membuat logo untuk sebuah taman kanak-kanak itu tidak dianjurkan untuk menggunakan warna merah dengan hitam-itu adalah pesan yang sangat kuat bahkan jika sesuai jenis font pesan. Kombinasi warna putih yang dalam hal ini mengilhami rasa kemurnian dapat digunakan dengan biru atau mungkin beberapa variasi hijau ( ini hanya saran saya, tidak ada aturan untuk mengikuti hehe..).

Bentuk Logo:

Bentuk logo merupakan bagian penting lain: bentuk yang rumit akan menempatkan orang pada posisi yang sulit, sulit untuk melihat pesan dan makna gambar … pasti benar-benar aneh bagi mereka.

Contoh logo yang bagus dalam hal ini adalah logo WaltDisney, sungguh merupakan kombinasi warna dan font yang sempurna !

3. Logo Anda harus mampu menjawab pertanyaan: mengapa?  Siapa?  Apa?

Sebuah logo tidak harus menjelaskan apakah itu sebuah perusahaan, tidak bukan itu  (contoh logo “LG” memiliki sambungan ke TI item atau layar TV? Tentu tidak, tetapi mereka adalah perusahaan besar dan penting di bidang ini). Namun Anda tidak dapat menggunakan semuanya untuk semua orang; logo harus mengilhami kita untuk berpikir tentang produk dalam cara perusahaan yang memproduksi itu ingin kita. Jika Anda ingin membuat logo yang baik untuk klien Anda harus memiliki jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:

  1. Mengapa Anda perlu logo ini?
  2. Siapa targetnya?
  3. Apa tujuan itu?

Pemahaman ini adalah suatu keharusan, bukan suatu titik diabaikan dalam proses penciptaan, melompat dapat menyebabkan situasi yang sangat memalukan: mungkin Anda akan membuat sebuah logo besar dan modern dengan gaya disko untuk sebuah perusahaan yang memproduksi furniture klasik, sebuah perselisihan yang kuat antara gaya diadopsi untuk logo dan inti dari produsen akan terjadi.

4. Logo Anda harus abadi

Saya sebutkan sebelumnya Coca Cola, logo mereka adalah abadi. Menjadi berarti abadi bahwa waktu tidak mengubah kualitas logo. Gaya perubahan, Anda dapat dengan mudah menemukan di Internet banyak artikel yang seperti suara: “tren baru dalam desain untuk tahun 2010?.

Sebuah perusahaan yang ingin menjadi tren fesyen terkini dengan desain mungkin berpikir mereka harus mengubah logo mereka setiap tahun … tapi itu adalah kesalahan besar, nasabah tidak belajar dan mendapat logo gunakan untuk itu dalam setahun, Anda tidak dapat mengubah itu. ABC Logo ini dirancang oleh Paul Rand pada tahun 1962 dan belum pernah diubah. Ini adalah satu lagi contoh yang relevan dari apa yang abadi.

bersambung……

ditranslate dan disharing dari komunitas desain grafis internasional terpercaya !!

Anda bisa mendapatkan koleksi logo vektor indonesia disini, download

Pada kebanyakan masyarakat umum yang biasanya suka membaca, melihat, bahkan menyimpan buku, brosur dan majalah ataupun koran sering mengabaikan hal-hal sepele yang mengarah pada masalah sebuah ukuran bentuk sebuah buku, majalah, brosur, poster dll.

Adakalanya di suatu instansi, sekolah-sekolah, universitas  yang ingin membuat sebuah profil katalog atau majalah siswa dan brosur, tidak tahu seluk beluk ukuran kertas yang sebenarnya untuk disesuaikan dengan media percetakan dan desain grafis.

Sangat penting memperhatikan jenis kertas dan ukuran standar pembuatan Brosur, Majalah, Poster, Buku Kenangan, Lefleat, Undangan dll.

  • BROSUR : membuat brosur bentuk ukuran kertasnya ada beberapa pilihan yaitu A4, F4, Letter dan Custom. Hal ini sangat di anjurkan daripada memakai ukuran seenaknya sendiri karena ketentuan ukuran tersebut sudah dikondisikan dengan ukuran kertas plano (kertas ukuran besar sebelum dipotong-potong menjadi bagian tertentu, biasanya dijual khusus untuk distributor dan penjual grosir kertas), jadi sangat pas dan tidak berlebih yang bisa mengakibatkan terjadi pembengkakan biaya.
  • MAJALAH : membuat majalah sangat bervariasi ukurannya pada umumnya standar ukurannya adalah A4, Letter dan B5. atau F4
  • JURNAL : sering di pakai oleh universitas2 swasta dan negeri, maupun yang lainnya. ukurannya yang dipakai B5.
  • BULLETIN : sangat ideal untuk ukuran F4, atau A4
  • UNDANGAN : tidak ada ukuran yang diharuskan dan biasanya format ukurannya menyesuaikan dengan ukuran F4 misalnya 21,5 cm x 16,5 cm atau bisa juga 16,5 cm x 16,5 cm
  • TABLOID : ukuran umum 29 cm x 42cm sedangkan jumlah halamannya bisa dimulai dari 12,  18, 24, 32, 40, 64, yang penting kelipatan 4.
  • KORAN : pada umumnya juga sama dengan koran-koran yang ada di indonesia (kompas, jawa pos, jakarta pos, bali pos dll) tidak kurang dan tidak lebih pada kisaran ukuran 33,5cm x 55cm.
  • KOP SURAT : bisa pakai ukuran Folio (F4) atau Kwarto (A4)
  • NOTA : Standarnya mengacu pada ukuran folio kertas, tinggal mau dibuat ukuran berapa, bisa setengah folio, seperempat, atau sepertiga, menyesuaikan saja dengan kebutuhan jenis usahanya.
  • SERTIFIKAT / PIAGAM : pilihannya bisa Folio atau A4
  • IJAZAH : Yang sering digunakan adalah ukuran Folio dengan bahan kertas concord, linen, kinstrik, atau hammer.

Ukuran F4 (bahasa english)  atau disebut Folio (versi indonesia)  adalah 21,5cm x 33cm

Ukuran A4 atau kwarto adalah 21cm x 29,7cm

Ukuran B5 yaitu 17,6 cm x 25 cm

Nah.. ulasan diatas Saya rasa mungkin bisa membantu anda-anda semua yang sempat membaca atau memang sengaja mencari  postingan ini, Saya tidak keberatan jika anda menggunakan bahan rujukan diatas untuk disebarkan atau anda pakai sendiri….. dan sangat menghargai saya jika copy paste yang anda lakukan postingan di atas dengan sedikit saja meninggalkan nama saya atau pun blog desain saya… oke… selamat belajar.