Cari
Desain Undangan

peluang bisnis desain grafis

Template Undangan Batik
Membuat Undangan dengan Printer
Paket Spektakuler

peluang bisnis desain grafis

Desain Spanduk

peluang bisnis desain grafis

Desain Kaos

peluang bisnis desain grafis

Desain Sertifikat

peluang bisnis desain grafis

Desain pin & Mug

peluang bisnis desain grafis

Frame Foto

koleksi frame foto terbaik

Fan’s Our Club
Live Traffic Feed
Statistik Kunjungan

Posts Tagged ‘cara membuat brosur’

Langkah pertama yang harus Anda persiapkan sebelum membuat brosur adalah menyiapkan Konsep & Tema. Mari kita ambil contoh konsep atau tema dari sebuah produk makan yaitu kue ulang tahun dalam berbagai bentuk, disain & rasa, maka sudah merupan sebuah kepastian nuansa brosur dan segala gambar serta naskah-nya harus benar-benar bertema ulang tahun. Yang paling utama adalah foto contoh kue ulang tahun yang kita jual mungkin perlu juga gambar/foto balon, lampion, pita, lilin dan sebagainya.

Buatlah sekedar catatan atau coret-coretan yang berisi apa saja yang ingin Kita masukkan kedalam brosur tersebut baik berupa daftar foto, judul utama, atau kalimat-kalimat yang akan menjelaskan keunggulan produk kita dalam brosur nantinya. Setelah itu fotolah satu persatu produk yang akan kita jual serta foto pendukung lainnya yang tertulis dalam daftar coretan Kita tadi. Perhatikan juga proses Fotografi . Kalau Kita tidak yakin bisa memotret dengan baik, segeralah mencari seorang fotografer. Karena foto inilah yang nantinya akan MENJUAL dan bisa membuat orang TERTARIK akan produk Kita. Tentu ada ongkos yang harus dialokasikan untuk keperluan tersebut. Carilah fotografer yang masih junior tapi hasilnya bagus, sehingga dana untuk fotografinya tidak membengkak. Klik disini sebagai refferensi Anda dalam mengabadikan sebuah produk sebagai materi promosi Anda

Setelah stok foto sudah lengkap, mulailah membuat layout disain di komputer Anda. Gunakan program-program seperti Photoshop, Corel draw, Freehand, atau program disain vusual lainnya yang Anda bisa. Kalau Anda sangat awam terhadap program tersebut dan tidak bisa menggunakannya, maka Anda bisa juga menggunakan program sederhana yang dimiliki oleh Microsoft Word. Di dalam program tersebut ada Templates yang bisa membantu Kita untuk membuat brosur sederhana. Namun mohon dipahami bahwa kalau Anda bukan seorang disainer tentunya akan kurang maksimal juga hasilnya.

Oleh sebab itu kalau tidak yakin bisa mendisain Brosur sendiri maka datanglah ke Agency percetakan yang memiliki tenaga disainer. Karena ada juga percetakan yang hanya menerima cetakan saja dan hanya menerima materi dalam CD-ROOM yang sudah berisi disain brosur final. Berkonsultasilah dahulu dengan Disainer di percetakan tersebut. Ceritakan Tema apa yang ingin ditonjolkan dalam brosur, tunjukkanlah semua stok foto yang ada beserta tulisan apa saja yang ingin dimuat. Bila perlu berikan kepada Disainer tersebut beberapa sampel kue untuk bisa dicicipi. Hal ini saya anjurkan agar disainer tersebut bisa merasakan keunggulan & cita rasa atau sensasi yang timbul setelah mencicipi sampelnya. Tidak apa-apa berkorban sedikit, supaya disainernya juga merasa ”Feel Good” dan enjoy dalam mendisain brosur Kita. Tentu hasilnya nanti akan lebih Baik Bukan? Jangan terburu-buru dalam proses Disain Brosur ini. Karena kalau hasilnya bagus maka sempurnalah hasil cetakannya.

Mintalah print out hasil dari disainnya dalam skala 1:1 (ukuran sebenarnya). Jangan langsung memutuskan untuk mencetak dulu. Bawalah pulang hasilnya dan buatlah survey kecil-kecilan ke beberapa orang (jangan terlalu banyak orang). Tunjukkan kepada mereka dan tanyalah kesan dan saran mereka tentang disain brosur tersebut. Buat rangkuman dari pendapat mereka dan revisilah disain brosur tersebut berdasarkan pendapat yang bagus dan masuk akal saja. Setelah revisi selesai dan hasilnya memuaskan, Brosur sudah bisa dicetak/perbanyak.

Dalam proses cetak ini perlu juga diperhitungkan budget/biaya yang kita miliki. Kalau memang ingin mencetak dalam jumlah banyak sekali, maka kita bisa pergi ke percetakan offset yang memiliki mesin cetak yang bagus. Tapi kalau bisnis/usaha kita belum besar dan budget kita masih sedikit, jangan mencetak ke tempat tersebut. Karena mereka biasanya memiliki standar minimum order dan tidak bisa melayani pencetakan brosur dalam jumlah sedikit. Kalaupun mereka bersedia mencetak dalam jumlah sedikit, maka biaya cetak perlembarnya akan cukup besar. Jalan keluarnya adalah mencetak ke tempat Digital printing. Syukurlah saat ini sudah banyak bertebaran tempat untuk mencetak dengan sistem Digital printing ini. Mereka biasanya menerima cetakan dalam jumlah yang hanya beberapa lembar saja sehingga biaya untuk membuat brosur bisa disesuaikan dengan budget yang Anda miliki. Ada juga cara lain yaitu dengan Foto Copy berwarna. Namun saat ini Foto Copy berwarna masih agak jarang ditemui.

Ya… Demikianlah proses yang harus Anda lalui dalam memproses/mendesain sebuah Brosur, Proses tersebut tidak perlu Anda alami apabila Anda menggunakan jasa Permata Offset.

Untuk melihat koleksi desain brosur, anda bisa klik disini

Sumber : purwanto89

oleh : antoko

Jika anda ingin membuat brosur atau pamflet sesuai keinginan anda tentunya hal itu sangatlah baik jika konsep sepenuhnya merupakan ide dari anda sendiri, namun kadang kita kesulitan untuk dapat menuangkan konsep tersebut ke dalam bentuk desain brosur yang menarik karena kadang kita memiliki keterbatasan untuk hal tersebut. Untuk mengatasi masalah itu belajar membuat brosur dari portofolio orang lain merupakan salah satu cara alternatif mudah yang dapat anda pilih atau bisa meminta bantuan jasa desain brosur untuk membantu mewujudkan konsep anda.

Berikut ini merupakan sedikit tips Yang perlu diperhatikan oleh anda dalam membuat brosur, adalah sebagai berikut :

1.       Content Isi / teks: Isi materi tulisan dalam brosur bisa saja mencakup keseluruhan isi materi yang akan kita sampaikan, namun dalam hal ini dapat menjadikan brosur anda terlihat padat akan tulisan dan terkesan sempit tidak luas, sehingga komposisi desain akan sangat minimalis. Namun banyak juga brosur yang hanya mencantumkan 30 % dari content teks isi materi, selanjutnya para pembaca akan di arahkan ke media lain seperti Website atau Nomor telfon untuk mengetahui informasi lengkap selanjutnya. Biasanya peran desain dan gambar sangat menentukan dalam pembuatan brosur unik dan indah untuk dipandang.

2. Layout : Layout atau posisi tata letak berkaitan erat dengan bentuk brosur, ukuran brosur dan content isi brosur, baik teks, gambar, maupun desain lainnya. Karena layout merupakan panduan awal yang penting untuk menentukan di mana nantinya teks, gambar, atau desain akan kita letakkan dalam media brosur, sehingga dengan arah penempatan yang kita tentukan sebelumnya, isi materi akan dapat tersusun dengan sempurna dan akan memudahkan kita tentunya untuk memodifikasi brosur tersebut

 

brosur desainlayout brosur 

3. Typografi : Pemilihan jenis font sangat mendukung estetika tampilan teks dari sebuah brosur. Typografi juga dapat dijadikan alternatif pengganti gambar karena font dapat dimodifikasi sedemikian rupa untuk menggantikan fungsi gambar. Namun yang perlu diperhatikan disini adalah jangan menggunakan Font yang susah di baca, karena akan menyulitkan para pembacanya sendiri. Bisanya sering kali kita melihat font font dengan jenis baru yang kita anggap menarik, lucu, garang, lalu kita pakai dalam penulisan, namun menurut saya hal itu malah akan membuat pembaca mengalami kesulitan dalam membacanya. Menarik buat anda bukan berarti menarik untuk orang lain, dan tentunya anda pasti tidak menginginkan informasi di dalam brosur anda, ada yang hilang dari pemahaman orang lain, walaupun sepenggal kata, akhibat font font yang susah di baca tersebut.

typografitypografi font brosur 

4. Gambar : Gambar dalam bentuk bitmap ataupun vector juga sangat berpengaruh besar dalam mendukung unsur seni dalam sebuah brosur, sehingga membuat brosur mempunyai aksen indah dipandang mata. Contoh gambar brosur disarankan untuk sesuai dengan tema brosur. Penggunaan gambar yang sesuai dan berhubungan dengan informasi yang akan kita sampaikan akan lebih mengena di hati pembaca. Misal anda adalah pemilik hotel yang ingin membuat brosur, tentunya anda akan lebih memilih gambar – gambar ruangan hotel, restaurant, dan fasilitas fasilitas lainnya dibanding anda memilih gambar – gambar binatang.

5. Warna : Pemilihan warna yang tepat dapat menambah energi dalam brosur anda, karena setiap warna memiliki makna dan arti yang berbeda. Sehingga jika memungkinkan pilihlah warna sesuai dengan informasi yang anda ingin berikan. Berikut contoh arti warna :

Merah : Power, energi, kehangatan, cinta, nafsu, agresi, bahaya.

Kuning : Optimis, Harapan.

Biru : Kepercayaan, Konservatif, Keamanan, Tehnologi, Kebersihan, Keteraturan.

Hijau : Alami, Sehat, Keberuntungan, Pembaharuan.

Oranye : Energy, Keseimbangan, Kehangatan.

Ungu/Jingga : Spiritual, Misteri, Kebangsawanan, Transformasi, Keangkuhan.

Coklat : Tanah/Bumi, Kepercayaan, Kesenangan, Daya Tahan.

Abu Abu : Intelek, Masa Depan (Milenium), Kesederhanaan, Kesedihan.

Hitam : Kekuatan, Seksualitas, Kecanggihan, Kematian, Misteri, Ketakutan, Kesedihan, Keanggunan. Sumber image: http://www.dreamstime.com/

warna brosurwarna brosur 

6. Desain Garafis : Penambahan sentuhan desain garfis yang menarik akan membuat tampilan brosur anda ciamik apabila dilihat. Desain memang diperuntukkan untuk memberikan sentuhan tersendiri bagi pembacanya, sehingga desain dapat menarik psikologis dan emosi dari pembaca. Nah untuk yang satu ini anda harus pandai pandai dalam berekspresi dalam coretan coretan kertas maupun digital.

 

7. Bahan : Penentuan jenis bahan kertas brosur juga menentukan nilai jual dari brosur anda di mata konsumen. Jika brosur anda menggunakan jenis kertas yang exslusive tentunya hal itu juga membuat daya tarik akan brosur anda menjadi terkesan elegant. Pada umumnya brosur banyak yang tercetak di atas bahan kertas jenis Art Paper,Art Karton, Mate Paper, Maupun Kertas HVS

 

8.       Ukuran : Sebelum anda menentukan untuk mencetak brosur ada baiknya anda menentukan ukuran brosur yang akan anda buat terlebih dahulu, karena selisih 1 cm saja dalam menentukan ukuran dapat mereduksi sebanyak 10 sd 20 % biaya cetak anda. Pada umumnya ukuran brosur dan pamflet, leaflet adalah sebagi berikut :

a.       A5 yaitu berukuran : 14.8 x 21 ( A4 dibagi 2 )

b.      A4 yaitu berukuran : 21 x 29.7 ( A3 dibagi 2 )

c.       A3 yaitu berukuran : 29.7 x 42 ( A2 dibagi 2 )

Dan untuk selanjutnya anda dapat memodifikasinya dengan penentuan garis lipat

9. Vernish, Spot & Laminating : Penambahan polesan luar dari kertas brosur pasca percetakan akan memberikan sentuhan berbeda di tangan konsumen, baik secara kasat mata maupun sentuhan langsung. Pada umumnya brosur diberi beberapa jenis lapisan luar untuk alasan daya tarik maupun daya tahan. Lapisan – lapisan tersebut dapat di definisikan sebagai berikut :

a.       UV Vernish : Yaitu pemberian semacam zat kimia cair ( Varnish ) yang di lekatkan pada permukaan brosur, biasanya brosur yang di berikan lapisan varnish langsung kering melalui penyinaran ultraviolet pada mesin UV

b.      Laminating Glosy : laminating ini biasanya berupa plastik tipis yang berwana putih bening yang di lekatkan pada permukaan brosur, biasanya digunakan untuk menjaga daya tahan brosur dari percikan air. Hasil akhir pun tidak jauh berbeda dengan lapisan varnish yang mengkilap

c.       Laminating Doff : Laminating ini jenis bahannya hampir sama dengan laminating glossy hanya saja terdapat perbedaan yang mencolok yaitu pada dasar permukaan brosur tidak terlihat mengkilap namun lebih cenderung bersifat lembut jika di sentuh

d.      Spot UV : Penggunaan spot uv biasanya di tambahkan pada posisi – posisi tertentu saja, seperti pada Tulisan Utama atau tulisan tulisan maupun gambar yang ingin lebih di tonjolkan dari tulisan lainnya. Sehingga tulisan tersebut dapat terlihat lebih mengkilap.

 

10. POND : Jika anda menginginkan model brosur dengan aksen berbeda seperti penambahan Lubang, potongan potongan khusus berliuk liuk, horizontal, vertikal dan bentuk potongan lainnya, maka anda dapat menggunakan beberapa model pisau pond sebagai media pendukungnya. Hal ini  dapat menjadikan brosur anda menjadi brosur unik.

Koleksi brasur yang banyak bisa anda dapatkan disini

 

Tips Membuat Brosur yang Menarik

Ilmu Grafis Tutorial Desain Tips Membuat Brosur yang Menarik untuk menarik perhatian konsumen. Brosur harus memiliki penampilan atau kesan pertama (first impression) yang cukup menarik mata meskipun hanya dengan sekali lihat saja. Rata-rata orang menggunakan waktu hanya 3 detik untuk melihat sebuah iklan. Dalam waktu hanya sekian detik itulah Anda harus bisa mencuri perhatian orang.

 

Baca juga cara membuat desain brosur dengan coreldraw. Kali ini saya hanya membahas tentang cara mendesainnya saja, tidak termasuk ke dalam teknik print atau penggunaan kertas print. Wajib Anda ketahui bahwa untuk membuat sebuah brosur printed (nantinya akan dicetak), wajib memenuhi syarat dan kriteria percetakan. Sehingga tampilan yang ada di komputer mirip atau menyerupai kualitas tampilan pada hasil cetak.

Mungkin Anda akan tertarik dengan

  1. membuat desain brosur dengan photoshop
  2. bikin desain brosur dengan coreldraw
  3. mendesain brosur dengan illustrator
  4. 10 Contoh Desain Brosur Makanan yang Menarik

Tips Membuat Brosur yang Menarik

Tips Pertama (desain)
Berikan foto wanita/pria yang menarik di bagian depan brosur. Ini digunakan dihampir semua produk di dunia. Bahkan pada perusahaan-perusahaan besar digunakan publik figur yang terkenal seperti para selebriti, atlit olah raga, ratu kecantikan tokoh masyarakat dan pemimpin organisasi besar. Tentunya jangan lupa juga untuk mencantuman foto produk kita, karena pada dasarnya produk kitalah yang dijual.

Foto orang yang digunakan sebagai figur produk kita ini tidak boleh sembarangan. Harus disesuaikan dengan produk yang kita jual. Misalnya kalau yang dijual produk kosmetik atau alat kecantikan, maka harus menampilkan figur wanita yang juga cantik dan menarik. Kalau yang dijual obat atau alat pelangsing tubuh, maka tampilkan wanita yang memiliki tubuh yang langsing dan ideal. Kalau produk yang dijual popok bayi, maka tampilkan bayi yang bertubuh sehat, berkulit bersih, memiliki mimik muka yang menggemaskan dan lucu. Harmoni dan balance (seimbang) adalah kata singkatnya..

Tips Membuat Brosur yang MenarikPerlu diigat, masukkan foto punya sendiri atau anda punya hak menggunakannya agar tidak terkena klaim copyright atau kepemilikan. Gambar ini digunakan sebagai penguat dan alat komunikasi visual (kadang bisa menjadi testimonial non verbal). Tanda kurung setelah tips adalah penggunaan tips tersebut.

Tips Kedua (konsep)
Gunakan judul utama yang bombastis & fantastis (unpredictable, surprising, mengandung unsur WOW, jika memungkinkan memainkan segi emosi konsumen) sehingga menarik perhatian orang yang secara sekilas membaca untuk kemudian karena tertarik akan membaca ulang kembali dalam hatinya. Hal ini sebenarnya tidak terbatas, apapun itu (kita perlu memahami konsepnya; hubungan tulisan dan objek produk; ). Kita saja kadang membatasinya karena ruang lingkup tertentu.

Judul utama ini biasanya dicetak sangat besar, memiliki jenis huruf yang unik, berwarna mencolok dan mendominasi halaman depan brosur. Kata-kata atau kalimat yang dipakai tidak boleh terlalu panjang, jadi judul utamanya harus singkat tetapi bisa mewakili program promosi atau produk yang dijual. Kadang-kadang kita sulit sekali menemukan kata-kata yang menjadi kunci dari iklan yang akan kita buat. Oleh sebab itu janganlah terburu-buru dalam menentukan kata-kata kunci ini.

Tips Membuat Brosur yang MenarikBuatlah beberapa alternatif judul / kata kunci, lalu tanyalah kepada beberapa orang di sekitar kita apa pendapat mereka dengan kata-kata tersebut. Buatlah survey kecil-kecilan agar Anda yakin betul bahwa judul utamanya memakai ata-kata yang menarik perhatian banyak orang. Contoh penggunaan judul utama yang sering digunakan dapat Anda lihat seperti di bawah ini : “Cuci Gudang”, “Diskon Gede-gedean”, “Beli 1 dapat 2”, “Lindungi Mobil Anda”, “Menu Istimewa”, “15 menit dari pintu tol” dan lainya.

Judul utama ini kadang-kadang juga menggunakan problem/masalah utama yang ada pada konsumen yang dituju, misalnya : “Problem Kegemukan?, “Bermasalah dengan Jerawat?”,· “Susah Buang Air Besar?

Tips Ketiga (konsep dan desain)
Gunakan nuansa warna yang sesuai dengan produk dan target pembeli Anda. Anda perlu membaca filosfi warna untuk memahami lebih mendalam pada artikel warna. Ini juga sangat penting karena penggunaan warna-warna tertentu ternyata mempengaruhi daya tarik konsumen tingkat/golongan tertentu pula. Misalnya, untuk produk mainan anak-anak akan lebih sesuai dan lebih menarik bila digunakan warna-warna dasar yang terang. Untuk produk asesoris remaja putri akan lebih menarik bila lebih banyak menggunakan warna pink.

Tips Membuat Brosur yang MenarikUntuk produk elektronik atau barang berteknologi tinggi biasanya akan banyak menggunakan warna biru, merah dan hitam. Untuk produk interior exclusive akan lebih baik banyak menggunakan warna coklat, crème dan hitam. Jadi komposisi warna ini berfungsi juga dalam menarik perhatian orang-orang dengan segmen yang berbeda-beda.

Tips Keempat (konsep)
Cantumkan Harga (bila memungkinkan) atau Diskon produk Anda. Bila Anda yakin bahwa harga produk Anda paling murah atau diskon Anda paling besar dibanding dengan merek lain yang mutunya sama (point of interest produk), jangan ragu-ragu untuk mencantumkannya. Bahkan kalau memungkinkan jadikan harga tersebut sebagai unsur dalam judul Utama dan dicetak besar serta dominan. Harga yang murah dan mutu yang bagus adalah dambaan setiap konsumen termasuk Anda dan saya juga tentunya. Oleh sebab itu konsumen akan langsung tertarik bila harga produk yang mereka cari ternyata ada yang lebih murah dibanding dengan yang lainnya.

Tips Membuat Brosur yang Menarik

Kelima (konsep dan desain)
Gunakan penanda khusus pada judul utama seperti bentuk bintang, oval, lingkaran, kotak, tanda panah dan bentuk sign lainnya untuk berkomunikasi secara visual. Ini berfungsi untuk lebih memperkuat kesan dari judul yang telah ditentukan. Penanda khusus ini biasanya disebut Flashes.

Kita tidak perlu menggunakan seluruh cara diatas untuk kita masukkan kedalam sebuah iklan produk kita. Mungkin hanya perlu satu atau dua cara saja yang bisa kita gabungkan dalam materi iklan kita. Kalau kita memaksakan diri menggunakan kelima cara diatas dalam sebuah iklan kita sekaligus, maka akan dapat dipastikan bahwa layout atau disain iklan kita menjadi kacau dan malah konsumen tidak mengerti pesan utama apa yang disampaikan dalam iklan tersebut. Jadi pilihlah cara-cara yang menurut Anda sesuai dengan produk Anda.

Tips Membuat Brosur yang MenarikSetelah kita menentukan cara apa saja yang akan kita gunakan untuk menimbulkan kesan pertama yang menggoda pikiran dan hati konsumen, maka kita akan masuk kedalam tahapan berikutnya yaitu bagaimana agar brosur mampu mendorong minat (interest) konsumen terhadap produk kita. Untuk Anda yang suka dengan konsep desain, akan lebih mudah mengurai konsep menjadi sebuah hasil visual seperti brosur ini. Perlu Anda ketahui bahwa tips ini lebi cenderung ke penguasan konsep dan memainkannya dalam ranah desain visual.

Tips Keenam (konsep)
Buatlah Subjudul yang menjelaskan secara singkat maksud dari judul utama. Subjudul ini biasanya berupa kalimat pendek yang berisi ilustrasi singkat yang mampu membuat orang ingin melihat lebih lanjut. Jadi kalau Judul Utama biasanya hanya menggunakan sepatah dua patah kata, maka Subjudul biasanya adalah sebuah kalimat yang memiliki arti memperkuat dan mempertegas kesan dari judul utama.

Kalimatnya harus mampu memancing benak pembacanya untuk mau melihat/membaca lebih detail lagi kedalam isi brosur tersebut. Perlu diperhatikan juga lokasi Subjudul tersebut di dalam layout disain agar jangan terlalu jauh dari judul utamanya. Agar tidak kacau antara Judul Utama dengan Subjudul, maka ukuran hurufnya harus dibedakan. Jangan membuat ukuran huruf pada subjudul lebih besar dari Judul utamanya. Jadi Judul Utama harus tetap dominan.

Tips Membuat Brosur yang MenarikContoh Subjudul yang bisa mendorong minat (interest) konsumen adalah sebagai berikut; Bila Judul Utamanya ”CUCI GUDANG…. !!!” maka pada Subjudulnya kita bisa menambahkan kalimat ”Dapatkan produk menarik & berkualitas dengan harga yang murah.”Contoh lainya adalah bila Judul Utamanya ”PROBLEM KEGEMUKAN?” maka subjudul supaya bisa lebih mendorong minat konsumen kita gunakan kalimat seperti ini; ”Atasi dengan metode yang terbaru dari Kami. Bebas dari rasa sakit & tanpa operasi.” Setelah Konsumen membaca Subjudul dan minatnya mulai timbul terhadap produk kita, maka rasa penasaran konsumen tersebut harus bisa terpuaskan saat mereka membaca lebih detail uraian (Body Copy) pada brosur kita.

Untuk brosur berupa ulasan dengan tulisan yang berparagraf saya sarankan untuk membuat style yang sama agar tercipta harmoni. Seperti layaknya membuat skripsi, surat dan keperluan kantor lainnya. Mereka semua memiliki style yang sama. Ritme irama yang juga sama. Contoh mudahnya adalah jika paragraf awal adalah rata tengah maka buat isi paragraf yang mirip isinya rata tengah juga. Anda wajib menggunakan tipografi yang tepat dalam rangka membentuk kesatuan (unity).

Tips Ketujuh (konsep)
Agar brosur kita bisa menciptakan Keinginan (Desire) konsumen, maka Layout keseluruhan harus mampu mengilustrasikan atau menggambarkan keunggulan produk kita dengan baik. Buatlah uraian-uraian (copy) yang menerangkan dengan lebih detail keistimewaan produk yang dijual. Gambar-gambar yang ada di dalam brosur juga harus secara gamblang meng-expose nilai jual / selling point dari produk tersebut.

Terangkanlah kepada konsumen bahwa produk kita akan membuat hidup mereka lebih baik. Dan bila perlu terangkan juga bahwa setelah membeli produk tersebut mereka tidak perlu takut dengan layanan purna jual. Bila produk Anda memiliki garansi, maka informasikan juga kepada konsumen melalui brosur tersebut. Cantumkan diskon istimewa yang bisa Anda berikan kepada konsumen.

Pada produk-produk tertentu seperti elektronik atau otomitif, sebaiknya masukkanlah gambar/foto (icon) bagian-bagian dari produk yang memiliki keunggulan fungsi. Bila kita mengambil contoh produk mobil yang akan dijual, maka tampilkan foto-foto seperti; Lampu depan yang futuristik, tempat duduk yang nyaman, Interior yang mewah, dashboard yang bagus atau mesin yang tangguh dan efisien. Berilah keterangan yang berhubungan dengan gambar/foto/icon yang ditampilkan.

Tips Kedelapan (desain)
Beri ruang kosong sebagai atau space yang cukup. Terlalu penuh akan membuat orang malas membaca atau melihat karena terlihat kacau. Bila dicermati, pada brosur yang sukses (mengkomunikasikan isi brosur) terdapat ruang kosong untuk menegaskan readibity dan legibility karya desain. Ruang kosong ini akan juga berkaitan dengan dominasi atau mengungkap apa yang ingin ditonjolkan. Pada beberapa ilmu terapan komunikasi visual terdapat beberapa hal yang diyakini adalah Prinsip-Prinsip dalam Tata Rupa & Desain Grafis dalam berkomunikasi.

Elemen-elemen terebut adalah

  1. Kesatuan (unity)
  2. Keseimbangan (balance)
  3. Proporsi (proportion)
  4. Irama (Rhythm)
  5. Dominasi (Domination )

Dengan adanya prinsip ini selain orang mudah melihat, akan membuat hasil karya desain seperti brosur akan sukses mengkomunikasikan varibel produk yang ditampilkan.

Tips Kesembilan (konsep)
Setelah konsumen terpuaskan keingintahuan terhadap produk kita melalui Body Copy yang ada, tentu kita ingin segera menggiring Mereka untuk segera Take Action bukan? Take Action itu bisa berupa langsung menghubungi nomor telepon kita, bisa juga datang langsung ke alamat toko/counter terdekat, atau bahkan langsung membeli bila kebetulan kita menyebarkan brosur tersebut pada sebuah Bazar/Pameran.

Oleh sebab itu jangan lupa untuk selalu mencantumkan alamat dan nomor telepon serta nama orang yang bisa dihubungi. Kalau kebetulan produk Kita dijual di beberapa tempat atau memiliki beberapa kantor cabang, maka cantumkanlah semua alamat & nomor telpon yang ada dengan jelas. Efek lain dari pencantuman seluruh alamat yang ada akan membuat konsumen lebih yakin lagi untuk membeli, karena menandakan bahwa usaha Kita maju dan berkembang pesat. Kantor cabang atau jumlah counter yang banyak akan mengangkat Brand Image kita lebih kuat.

Penulisan alamat dan nomor telepon ini tidak perlu besar-besar. Yang penting cukup bisa terbaca dengan baik. Penempatannya juga jangan sampai mengganggu unsur-unsur lain dalam brosur yang lebih penting. Cukup diletakkan di bagian belakang dan di bawah dari halaman brosur.

Semoga Anda menikmati artikel ini dan jangan lupa bergabung dengan teman-teman yang lain di Facebook AhliDesain, dan ikuti Twitter saya. Jika Anda menyukai artikel-artikel dari saya jangan lupa untuk memasukkannya dalam subscribe ke ahlidesain RSS Feed.

Bila ada yang ditanyakan silakan isi pada komentar, saya akan mencoba menjawab secepat dan sebaik mungkin.