Posts Tagged ‘tips membuat brosur’

Langkah pertama yang harus Anda persiapkan sebelum membuat brosur adalah menyiapkan Konsep & Tema. Mari kita ambil contoh konsep atau tema dari sebuah produk makan yaitu kue ulang tahun dalam berbagai bentuk, disain & rasa, maka sudah merupan sebuah kepastian nuansa brosur dan segala gambar serta naskah-nya harus benar-benar bertema ulang tahun. Yang paling utama adalah foto contoh kue ulang tahun yang kita jual mungkin perlu juga gambar/foto balon, lampion, pita, lilin dan sebagainya.

Buatlah sekedar catatan atau coret-coretan yang berisi apa saja yang ingin Kita masukkan kedalam brosur tersebut baik berupa daftar foto, judul utama, atau kalimat-kalimat yang akan menjelaskan keunggulan produk kita dalam brosur nantinya. Setelah itu fotolah satu persatu produk yang akan kita jual serta foto pendukung lainnya yang tertulis dalam daftar coretan Kita tadi. Perhatikan juga proses Fotografi . Kalau Kita tidak yakin bisa memotret dengan baik, segeralah mencari seorang fotografer. Karena foto inilah yang nantinya akan MENJUAL dan bisa membuat orang TERTARIK akan produk Kita. Tentu ada ongkos yang harus dialokasikan untuk keperluan tersebut. Carilah fotografer yang masih junior tapi hasilnya bagus, sehingga dana untuk fotografinya tidak membengkak. Klik disini sebagai refferensi Anda dalam mengabadikan sebuah produk sebagai materi promosi Anda

Setelah stok foto sudah lengkap, mulailah membuat layout disain di komputer Anda. Gunakan program-program seperti Photoshop, Corel draw, Freehand, atau program disain vusual lainnya yang Anda bisa. Kalau Anda sangat awam terhadap program tersebut dan tidak bisa menggunakannya, maka Anda bisa juga menggunakan program sederhana yang dimiliki oleh Microsoft Word. Di dalam program tersebut ada Templates yang bisa membantu Kita untuk membuat brosur sederhana. Namun mohon dipahami bahwa kalau Anda bukan seorang disainer tentunya akan kurang maksimal juga hasilnya.

Oleh sebab itu kalau tidak yakin bisa mendisain Brosur sendiri maka datanglah ke Agency percetakan yang memiliki tenaga disainer. Karena ada juga percetakan yang hanya menerima cetakan saja dan hanya menerima materi dalam CD-ROOM yang sudah berisi disain brosur final. Berkonsultasilah dahulu dengan Disainer di percetakan tersebut. Ceritakan Tema apa yang ingin ditonjolkan dalam brosur, tunjukkanlah semua stok foto yang ada beserta tulisan apa saja yang ingin dimuat. Bila perlu berikan kepada Disainer tersebut beberapa sampel kue untuk bisa dicicipi. Hal ini saya anjurkan agar disainer tersebut bisa merasakan keunggulan & cita rasa atau sensasi yang timbul setelah mencicipi sampelnya. Tidak apa-apa berkorban sedikit, supaya disainernya juga merasa ”Feel Good” dan enjoy dalam mendisain brosur Kita. Tentu hasilnya nanti akan lebih Baik Bukan? Jangan terburu-buru dalam proses Disain Brosur ini. Karena kalau hasilnya bagus maka sempurnalah hasil cetakannya.

Mintalah print out hasil dari disainnya dalam skala 1:1 (ukuran sebenarnya). Jangan langsung memutuskan untuk mencetak dulu. Bawalah pulang hasilnya dan buatlah survey kecil-kecilan ke beberapa orang (jangan terlalu banyak orang). Tunjukkan kepada mereka dan tanyalah kesan dan saran mereka tentang disain brosur tersebut. Buat rangkuman dari pendapat mereka dan revisilah disain brosur tersebut berdasarkan pendapat yang bagus dan masuk akal saja. Setelah revisi selesai dan hasilnya memuaskan, Brosur sudah bisa dicetak/perbanyak.

Dalam proses cetak ini perlu juga diperhitungkan budget/biaya yang kita miliki. Kalau memang ingin mencetak dalam jumlah banyak sekali, maka kita bisa pergi ke percetakan offset yang memiliki mesin cetak yang bagus. Tapi kalau bisnis/usaha kita belum besar dan budget kita masih sedikit, jangan mencetak ke tempat tersebut. Karena mereka biasanya memiliki standar minimum order dan tidak bisa melayani pencetakan brosur dalam jumlah sedikit. Kalaupun mereka bersedia mencetak dalam jumlah sedikit, maka biaya cetak perlembarnya akan cukup besar. Jalan keluarnya adalah mencetak ke tempat Digital printing. Syukurlah saat ini sudah banyak bertebaran tempat untuk mencetak dengan sistem Digital printing ini. Mereka biasanya menerima cetakan dalam jumlah yang hanya beberapa lembar saja sehingga biaya untuk membuat brosur bisa disesuaikan dengan budget yang Anda miliki. Ada juga cara lain yaitu dengan Foto Copy berwarna. Namun saat ini Foto Copy berwarna masih agak jarang ditemui.

Ya… Demikianlah proses yang harus Anda lalui dalam memproses/mendesain sebuah Brosur, Proses tersebut tidak perlu Anda alami apabila Anda menggunakan jasa Permata Offset.

Untuk melihat koleksi desain brosur, anda bisa klik disini

Sumber : purwanto89

Tips Membuat Brosur yang Menarik

Ilmu Grafis Tutorial Desain Tips Membuat Brosur yang Menarik untuk menarik perhatian konsumen. Brosur harus memiliki penampilan atau kesan pertama (first impression) yang cukup menarik mata meskipun hanya dengan sekali lihat saja. Rata-rata orang menggunakan waktu hanya 3 detik untuk melihat sebuah iklan. Dalam waktu hanya sekian detik itulah Anda harus bisa mencuri perhatian orang.

 

Baca juga cara membuat desain brosur dengan coreldraw. Kali ini saya hanya membahas tentang cara mendesainnya saja, tidak termasuk ke dalam teknik print atau penggunaan kertas print. Wajib Anda ketahui bahwa untuk membuat sebuah brosur printed (nantinya akan dicetak), wajib memenuhi syarat dan kriteria percetakan. Sehingga tampilan yang ada di komputer mirip atau menyerupai kualitas tampilan pada hasil cetak.

Mungkin Anda akan tertarik dengan

  1. membuat desain brosur dengan photoshop
  2. bikin desain brosur dengan coreldraw
  3. mendesain brosur dengan illustrator
  4. 10 Contoh Desain Brosur Makanan yang Menarik

Tips Membuat Brosur yang Menarik

Tips Pertama (desain)
Berikan foto wanita/pria yang menarik di bagian depan brosur. Ini digunakan dihampir semua produk di dunia. Bahkan pada perusahaan-perusahaan besar digunakan publik figur yang terkenal seperti para selebriti, atlit olah raga, ratu kecantikan tokoh masyarakat dan pemimpin organisasi besar. Tentunya jangan lupa juga untuk mencantuman foto produk kita, karena pada dasarnya produk kitalah yang dijual.

Foto orang yang digunakan sebagai figur produk kita ini tidak boleh sembarangan. Harus disesuaikan dengan produk yang kita jual. Misalnya kalau yang dijual produk kosmetik atau alat kecantikan, maka harus menampilkan figur wanita yang juga cantik dan menarik. Kalau yang dijual obat atau alat pelangsing tubuh, maka tampilkan wanita yang memiliki tubuh yang langsing dan ideal. Kalau produk yang dijual popok bayi, maka tampilkan bayi yang bertubuh sehat, berkulit bersih, memiliki mimik muka yang menggemaskan dan lucu. Harmoni dan balance (seimbang) adalah kata singkatnya..

Tips Membuat Brosur yang MenarikPerlu diigat, masukkan foto punya sendiri atau anda punya hak menggunakannya agar tidak terkena klaim copyright atau kepemilikan. Gambar ini digunakan sebagai penguat dan alat komunikasi visual (kadang bisa menjadi testimonial non verbal). Tanda kurung setelah tips adalah penggunaan tips tersebut.

Tips Kedua (konsep)
Gunakan judul utama yang bombastis & fantastis (unpredictable, surprising, mengandung unsur WOW, jika memungkinkan memainkan segi emosi konsumen) sehingga menarik perhatian orang yang secara sekilas membaca untuk kemudian karena tertarik akan membaca ulang kembali dalam hatinya. Hal ini sebenarnya tidak terbatas, apapun itu (kita perlu memahami konsepnya; hubungan tulisan dan objek produk; ). Kita saja kadang membatasinya karena ruang lingkup tertentu.

Judul utama ini biasanya dicetak sangat besar, memiliki jenis huruf yang unik, berwarna mencolok dan mendominasi halaman depan brosur. Kata-kata atau kalimat yang dipakai tidak boleh terlalu panjang, jadi judul utamanya harus singkat tetapi bisa mewakili program promosi atau produk yang dijual. Kadang-kadang kita sulit sekali menemukan kata-kata yang menjadi kunci dari iklan yang akan kita buat. Oleh sebab itu janganlah terburu-buru dalam menentukan kata-kata kunci ini.

Tips Membuat Brosur yang MenarikBuatlah beberapa alternatif judul / kata kunci, lalu tanyalah kepada beberapa orang di sekitar kita apa pendapat mereka dengan kata-kata tersebut. Buatlah survey kecil-kecilan agar Anda yakin betul bahwa judul utamanya memakai ata-kata yang menarik perhatian banyak orang. Contoh penggunaan judul utama yang sering digunakan dapat Anda lihat seperti di bawah ini : “Cuci Gudang”, “Diskon Gede-gedean”, “Beli 1 dapat 2”, “Lindungi Mobil Anda”, “Menu Istimewa”, “15 menit dari pintu tol” dan lainya.

Judul utama ini kadang-kadang juga menggunakan problem/masalah utama yang ada pada konsumen yang dituju, misalnya : “Problem Kegemukan?, “Bermasalah dengan Jerawat?”,· “Susah Buang Air Besar?

Tips Ketiga (konsep dan desain)
Gunakan nuansa warna yang sesuai dengan produk dan target pembeli Anda. Anda perlu membaca filosfi warna untuk memahami lebih mendalam pada artikel warna. Ini juga sangat penting karena penggunaan warnawarna tertentu ternyata mempengaruhi daya tarik konsumen tingkat/golongan tertentu pula. Misalnya, untuk produk mainan anak-anak akan lebih sesuai dan lebih menarik bila digunakan warna-warna dasar yang terang. Untuk produk asesoris remaja putri akan lebih menarik bila lebih banyak menggunakan warna pink.

Tips Membuat Brosur yang MenarikUntuk produk elektronik atau barang berteknologi tinggi biasanya akan banyak menggunakan warna biru, merah dan hitam. Untuk produk interior exclusive akan lebih baik banyak menggunakan warna coklat, crème dan hitam. Jadi komposisi warna ini berfungsi juga dalam menarik perhatian orang-orang dengan segmen yang berbeda-beda.

Tips Keempat (konsep)
Cantumkan Harga (bila memungkinkan) atau Diskon produk Anda. Bila Anda yakin bahwa harga produk Anda paling murah atau diskon Anda paling besar dibanding dengan merek lain yang mutunya sama (point of interest produk), jangan ragu-ragu untuk mencantumkannya. Bahkan kalau memungkinkan jadikan harga tersebut sebagai unsur dalam judul Utama dan dicetak besar serta dominan. Harga yang murah dan mutu yang bagus adalah dambaan setiap konsumen termasuk Anda dan saya juga tentunya. Oleh sebab itu konsumen akan langsung tertarik bila harga produk yang mereka cari ternyata ada yang lebih murah dibanding dengan yang lainnya.

Tips Membuat Brosur yang Menarik

Kelima (konsep dan desain)
Gunakan penanda khusus pada judul utama seperti bentuk bintang, oval, lingkaran, kotak, tanda panah dan bentuk sign lainnya untuk berkomunikasi secara visual. Ini berfungsi untuk lebih memperkuat kesan dari judul yang telah ditentukan. Penanda khusus ini biasanya disebut Flashes.

Kita tidak perlu menggunakan seluruh cara diatas untuk kita masukkan kedalam sebuah iklan produk kita. Mungkin hanya perlu satu atau dua cara saja yang bisa kita gabungkan dalam materi iklan kita. Kalau kita memaksakan diri menggunakan kelima cara diatas dalam sebuah iklan kita sekaligus, maka akan dapat dipastikan bahwa layout atau disain iklan kita menjadi kacau dan malah konsumen tidak mengerti pesan utama apa yang disampaikan dalam iklan tersebut. Jadi pilihlah cara-cara yang menurut Anda sesuai dengan produk Anda.

Tips Membuat Brosur yang MenarikSetelah kita menentukan cara apa saja yang akan kita gunakan untuk menimbulkan kesan pertama yang menggoda pikiran dan hati konsumen, maka kita akan masuk kedalam tahapan berikutnya yaitu bagaimana agar brosur mampu mendorong minat (interest) konsumen terhadap produk kita. Untuk Anda yang suka dengan konsep desain, akan lebih mudah mengurai konsep menjadi sebuah hasil visual seperti brosur ini. Perlu Anda ketahui bahwa tips ini lebi cenderung ke penguasan konsep dan memainkannya dalam ranah desain visual.

Tips Keenam (konsep)
Buatlah Subjudul yang menjelaskan secara singkat maksud dari judul utama. Subjudul ini biasanya berupa kalimat pendek yang berisi ilustrasi singkat yang mampu membuat orang ingin melihat lebih lanjut. Jadi kalau Judul Utama biasanya hanya menggunakan sepatah dua patah kata, maka Subjudul biasanya adalah sebuah kalimat yang memiliki arti memperkuat dan mempertegas kesan dari judul utama.

Kalimatnya harus mampu memancing benak pembacanya untuk mau melihat/membaca lebih detail lagi kedalam isi brosur tersebut. Perlu diperhatikan juga lokasi Subjudul tersebut di dalam layout disain agar jangan terlalu jauh dari judul utamanya. Agar tidak kacau antara Judul Utama dengan Subjudul, maka ukuran hurufnya harus dibedakan. Jangan membuat ukuran huruf pada subjudul lebih besar dari Judul utamanya. Jadi Judul Utama harus tetap dominan.

Tips Membuat Brosur yang MenarikContoh Subjudul yang bisa mendorong minat (interest) konsumen adalah sebagai berikut; Bila Judul Utamanya ”CUCI GUDANG…. !!!” maka pada Subjudulnya kita bisa menambahkan kalimat ”Dapatkan produk menarik & berkualitas dengan harga yang murah.”Contoh lainya adalah bila Judul Utamanya ”PROBLEM KEGEMUKAN?” maka subjudul supaya bisa lebih mendorong minat konsumen kita gunakan kalimat seperti ini; ”Atasi dengan metode yang terbaru dari Kami. Bebas dari rasa sakit & tanpa operasi.” Setelah Konsumen membaca Subjudul dan minatnya mulai timbul terhadap produk kita, maka rasa penasaran konsumen tersebut harus bisa terpuaskan saat mereka membaca lebih detail uraian (Body Copy) pada brosur kita.

Untuk brosur berupa ulasan dengan tulisan yang berparagraf saya sarankan untuk membuat style yang sama agar tercipta harmoni. Seperti layaknya membuat skripsi, surat dan keperluan kantor lainnya. Mereka semua memiliki style yang sama. Ritme irama yang juga sama. Contoh mudahnya adalah jika paragraf awal adalah rata tengah maka buat isi paragraf yang mirip isinya rata tengah juga. Anda wajib menggunakan tipografi yang tepat dalam rangka membentuk kesatuan (unity).

Tips Ketujuh (konsep)
Agar brosur kita bisa menciptakan Keinginan (Desire) konsumen, maka Layout keseluruhan harus mampu mengilustrasikan atau menggambarkan keunggulan produk kita dengan baik. Buatlah uraian-uraian (copy) yang menerangkan dengan lebih detail keistimewaan produk yang dijual. Gambar-gambar yang ada di dalam brosur juga harus secara gamblang meng-expose nilai jual / selling point dari produk tersebut.

Terangkanlah kepada konsumen bahwa produk kita akan membuat hidup mereka lebih baik. Dan bila perlu terangkan juga bahwa setelah membeli produk tersebut mereka tidak perlu takut dengan layanan purna jual. Bila produk Anda memiliki garansi, maka informasikan juga kepada konsumen melalui brosur tersebut. Cantumkan diskon istimewa yang bisa Anda berikan kepada konsumen.

Pada produk-produk tertentu seperti elektronik atau otomitif, sebaiknya masukkanlah gambar/foto (icon) bagian-bagian dari produk yang memiliki keunggulan fungsi. Bila kita mengambil contoh produk mobil yang akan dijual, maka tampilkan foto-foto seperti; Lampu depan yang futuristik, tempat duduk yang nyaman, Interior yang mewah, dashboard yang bagus atau mesin yang tangguh dan efisien. Berilah keterangan yang berhubungan dengan gambar/foto/icon yang ditampilkan.

Tips Kedelapan (desain)
Beri ruang kosong sebagai atau space yang cukup. Terlalu penuh akan membuat orang malas membaca atau melihat karena terlihat kacau. Bila dicermati, pada brosur yang sukses (mengkomunikasikan isi brosur) terdapat ruang kosong untuk menegaskan readibity dan legibility karya desain. Ruang kosong ini akan juga berkaitan dengan dominasi atau mengungkap apa yang ingin ditonjolkan. Pada beberapa ilmu terapan komunikasi visual terdapat beberapa hal yang diyakini adalah Prinsip-Prinsip dalam Tata Rupa & Desain Grafis dalam berkomunikasi.

Elemen-elemen terebut adalah

  1. Kesatuan (unity)
  2. Keseimbangan (balance)
  3. Proporsi (proportion)
  4. Irama (Rhythm)
  5. Dominasi (Domination )

Dengan adanya prinsip ini selain orang mudah melihat, akan membuat hasil karya desain seperti brosur akan sukses mengkomunikasikan varibel produk yang ditampilkan.

Tips Kesembilan (konsep)
Setelah konsumen terpuaskan keingintahuan terhadap produk kita melalui Body Copy yang ada, tentu kita ingin segera menggiring Mereka untuk segera Take Action bukan? Take Action itu bisa berupa langsung menghubungi nomor telepon kita, bisa juga datang langsung ke alamat toko/counter terdekat, atau bahkan langsung membeli bila kebetulan kita menyebarkan brosur tersebut pada sebuah Bazar/Pameran.

Oleh sebab itu jangan lupa untuk selalu mencantumkan alamat dan nomor telepon serta nama orang yang bisa dihubungi. Kalau kebetulan produk Kita dijual di beberapa tempat atau memiliki beberapa kantor cabang, maka cantumkanlah semua alamat & nomor telpon yang ada dengan jelas. Efek lain dari pencantuman seluruh alamat yang ada akan membuat konsumen lebih yakin lagi untuk membeli, karena menandakan bahwa usaha Kita maju dan berkembang pesat. Kantor cabang atau jumlah counter yang banyak akan mengangkat Brand Image kita lebih kuat.

Penulisan alamat dan nomor telepon ini tidak perlu besar-besar. Yang penting cukup bisa terbaca dengan baik. Penempatannya juga jangan sampai mengganggu unsur-unsur lain dalam brosur yang lebih penting. Cukup diletakkan di bagian belakang dan di bawah dari halaman brosur.

Semoga Anda menikmati artikel ini dan jangan lupa bergabung dengan teman-teman yang lain di Facebook AhliDesain, dan ikuti Twitter saya. Jika Anda menyukai artikel-artikel dari saya jangan lupa untuk memasukkannya dalam subscribe ke ahlidesain RSS Feed.

Bila ada yang ditanyakan silakan isi pada komentar, saya akan mencoba menjawab secepat dan sebaik mungkin.